Widget HTML Atas

Featured Post

Panyaluran Bantuan Covid Bireuen Ditunda Karena Yang Terdata Dari PKH Dan Perangkat Desa


BIREUN – Hampir bisa dipastikan, sejumlah kecamatan, di Kabupaten Bireuen diduga kurang valid terkait data penerima bantuan paket sembako dampak Covid-19. Sementara informasi lain, kecamatan yang mulai menyuplai serta mendistribusukan bantuan sembako terpaksa ditunda penyalurannya.

Pasalnya, ada beberapa desa diduga ikut terdata sebagai perangkat gampong serta ada warga penerima bantuan PKH dan bantuan BPNT.

Camat Jeunieb, Yusri SHi, Senin (27/4) mengaku, untuk hari ini, Dinas Sosial Bireuen menyuplai sebanyak 3651 paket  bantuan sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19, di Kecamatan Jeunieb.

“Seluruh sembako telah di distribusikan ke masing-masing desa, sementara penyalurnya bagi penerima tidak seluruhnya rampung hari ini,” ujarnya.

Penyerahan untuk penerima di 43 desa, lanjut Camat, akan memakan waktu paling lambat tiga hari. Dalam penyerahan nantinya akan didampingi tim relawan baik dari TNI/Polri, TKSK, pendamping desa serta petugas lainnya.

Ditempat yang sama,Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Safrida mengatakan, selama penyerahan bantuan ini, tim relawan tetap memastikan penundaan penyaluran terhadap perangkat desa yang terdata sebagai penerima bantuan sembako serta terdata di PKH.

Sedangkan untuk hari ini ada beberapa paket yang harus ditunda penyalurannya, dan dikembalikan ke Posko Kecamatan. Namun terkait datanya, tidak dirincikan, apakah ditundanya penyaluran tersebut dikarenakan penerimanya perangkat desa atau penerima PKH.

“Bantuan sembako yang ditunda penyalurannya ini akan didata kembali dan hal ini harus dikoordinasi kembali dengan Kadis Sosial,” pungkasnya.

No comments for "Panyaluran Bantuan Covid Bireuen Ditunda Karena Yang Terdata Dari PKH Dan Perangkat Desa"