Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Terakhir Hari Ini, Yuk Segera Lengkapi Syarat Agar Insentif Kartu Prakerja Dapat Cair


Terakhir Hari Ini, Yuk Segera Lengkapi Syarat Agar Insentif Kartu Prakerja Dapat Cair


ACEH UTARA NEWS - Hari ini, 15 Desember 2020, menjadi batas akhir bagi para peserta Kartu Prakerja Gelombang 1-11 untuk melengkapi syarat agar dana Rp2,4 juta dapat dicairkan.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mendorong para peserta untuk segera menyelesaikan pelatihan tahap pertama mereka.

"Agar segera menyelesaikan pelatihannya karena apabila tidak diselesaikan sebelum15 Desember 2020, maka insentif sebesar Rp2,4 juta tidak dapat diterima," ujar Susiwijono sebagaimana dikutip dari dari www.prakerja.go.id.

Setelah tujuh bulan pelaksanaan, pendaftar Kartu Pra Kerja yang mencapai 43 juta orang tersebut, ujar dia, hampir 100 persen mendaftar melalui jalur pendaftaran mandiri di situr prakerja.go.id.

Menurutnya, jumlah pendaftar yang sangat tinggi itu menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dan kemudahan bagi masyarakat untuk mengaksesnya, didukung sistem manajemen pelaksana yang telah disiapkan dengan baik.

Dari 5,9 juta penerima Kartu Pra Kerja tersebut, tutur dia, 87 persen berpendidikan SMA ke atas, 77 persen berusia antara 18-35 tahun, dan 81 persen belum pernah mengikuti pelatihan atau kursus sebelumnya, serta 88 persen mengatakan tidak bekerja.

Baca Juga: Yang ingin Daftar Prakerja 2021 Wajib Tahu, Orang-orang Ini Dilarang Mendaftar

Dia menjelaskan, penerima Program Kartu Prakerja hingga saat ini telah mencapai 5,9 juta orang dari total 43 juta pendaftar.

Dari total 43 juta pendaftar Kartu Pra Kerja, yang telah lolos verifikasi mulai dari email, nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK) hingga Kartu Keluarga (KK), adalah sebanyak 19 juta orang.

“Berarti hanya satu dari empat orang yang mendaftar yang mendapatkan Kartu Pra Kerja. Karena dari 19 juta, yang mendapatkan hanya 5,9 juta tadi, sehingga yang belum mendapatkan program ini masih banyak sekali,” ungkapnya.

Susiwijono Moegiarso pun mendorong para peserta untuk segera menyelesaikan pelatihan tahap pertama mereka.

“Agar segera menyelesaikan pelatihannya karena apabila tidak diselesaikan sebelum15 Desember 2020, maka insentif sebesar Rp2,4 juta tidak dapat diterima,” ujar Susiwijono.

Terkait dengan insentif yang diberikan dalam Progam Kartu Pra Kerja sendiri, jelasnya, sebanyak 79 persen dari penerima memilih e-wallet sebagai rekening untuk menerima insentif. Hal itu juga menunjukkan bahwa Program Kartu Pra Kerja juga mendorong percepatan inklusi keuangan.

“Dengan banyaknya penerima yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau e-wallet sama sekali, kini setelah bergabung dengan Kartu Pra Kerja mereka telah memiliki rekening bank atau e-wallet,” tambahnya.

Adapun beberapa provinsi yang menerima Program Kartu Pra Kerja, penerima terbanyak adalah Jawa Barat, kemudian Jawa Timur, kemudian disusul DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Sedangkan yang paling sedikit adalah Papua Barat, Papua, Maluku Utara, dan Kalimantan Utara. ***

Sumber : Prakerja

dikutip dari : Portal Jogja