Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Mendapatkan Bansos PKH 2021 untuk Ibu Hamil, Cek Caranya

Cara Mendapatkan Bansos PKH 2021 untuk Ibu Hamil, Cek Caranya


Acehutaranews – Presiden Joko Widodo secara resmi telah meluncurkan 3 bantuan tunai di tahun 2021 yang salah satunya adalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan PKH bertujuan untuk mengurangi dampak akibat pandemi Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat yang termasuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"kita harapkan bantuan ini dapat meringankan keluarga yang terdampak pandemi Covid-19, bisa menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional kita, memperkuat daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi nasional meningkat dan lebih baik," kata Presiden di hadapan perwakilan KPM.

Bantuan tunai PKH nantinya akan menjangkau 10 juta KPM dengan total anggaran Rp28,71 triliun.Dan perlu diketahui bantuan PKH disalurkan setiap 3 bulan sekali, dalam 4 tahap. Yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober 2021.

Baca Juga : Belum Punya Kartu Keluarga Sejahtera? Ikuti Cara Ini untuk Cairkan BPNT Rp200 Ribu

Sedangkan penyaluranya, pemerintah melalui Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) yaitu BNI, BRI, Mandiri dan BTN.Baca Juga: BLT PKH 2021, Lansia akan Dapat Rp 600 Ribu per Bulan, Begini Cara Daftarnya

Berikut ini besar bantuan PKH tahun 2021 yang akan diperoleh:

  1. Kategori Ibu Hamil Rp3 juta
  2. Kategori Anak Usia Dini Rp3 juta
  3. Kategori Anak Sekolah

              - SD : Rp900 ribu

              - SMP : Rp1,5 juta

              - SMA : Rp2 juta

     4. Kategori Penyandang disabilitas Rp2,4 juta

     5. Kategori Penderita Penyakit TBC Rp3 juta

     6. Kategori Lanjut Usia Rp2,4 juta

Akan tetapi, jika Anda belum melakukan pendaftaran dan belum memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). , Anda perlu mendaftarkan terlebih dahulu agar bansos PKH 2021 bisa Anda dapatkan.

Berikut cara membuat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk mencairkan bansos PKH 2021:

  1. Lakukan pendaftaran peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ke aparat pemerintah daerah setempat seperti RT/RW atau ke Kantor Kelurahan/Desa. Perlu diingat tidak ada pendaftaran secara online.
  2. Setelah melakukan pendaftaran, nantinya akan mendapat surat pemberitahuan berisi teknis pendaftaran lanjutan di tempat yang telah ditentukan.
  3. Setelahnya, Anda membawa data pelengkap seperti KTP, NIK, Kartu Keluarga (KK), dan Kode Unik Keluarga dalam Data Terpadu.
  4. Data yang telah dilengkapi, kemudian akan diproses oleh Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), kantor kelurahan, dan kantor Walikota/Kabupaten.
  5. Setelah berhasil diverifikasi, nantinya akan dibuatkan rekening bank, dan akan diberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
  6. Menteri Sosial Tri Rismaharini berpesan bahwa penerima PKH agar bijak dan tepat dalam menggunakan bantuan.

“Program Sembako yang diserahkan dalam bentuk bantuan pangan non tunai hendaknya dibelanjakan di e-warung setempat, untuk bahan pangan Karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sumber vitamin dan mineral,” kata Risma.

Tambahan, Anda bisa mecari informasi lebih lanjut bisa cek di link https://dtks.kemensos.go.id/ atau mengakses helpdesk.kemsos.go.id. ***

Sumber : Fix Indonesia.com